DUKUN77 mengajak penjelajah memasuki desa mistis yang tersembunyi di balik hutan berkabut. Sebanyak 77 jimat kuno telah tersebar ke berbagai penjuru sehingga keseimbangan antara rumah penduduk, sungai cahaya, dan gerbang leluhur perlahan menghilang.
Perjalanan dimulai dari pondok peramu yang menyimpan peta berbahan kulit kayu serta catatan mengenai setiap benda pusaka. DUKUN77 mengharuskan penjelajah memahami bentuk ukiran, warna batu, dan arah asap dupa sebelum menentukan kawasan pencarian pertama.
Beberapa jimat dijaga oleh teka-teki yang berubah mengikuti posisi bulan dan suara lonceng bambu. Dalam DUKUN77, penjelajah perlu menyusun simbol, menyalakan lentera dengan urutan tepat, dan mengikuti jejak hewan malam untuk menemukan ruang penyimpanan tersembunyi.
Misi mencapai bagian akhir ketika seluruh 77 jimat dikembalikan ke lingkaran batu dan kabut mulai meninggalkan desa. Melalui DUKUN77, suasana penuh misteri dipadukan dengan pengamatan, keberanian, serta kemampuan memecahkan petunjuk dalam petualangan digital yang berlapis.